-->

Liz Truss Janji akan Prioritas Sektor Energi jika Terpilih Sebagai PM Inggris


LONDON, LELEMUKU.COM - Menteri luar negeri Liz Truss berjanji akan memprioritaskan sektor energi pada pekan pertama jabatannya jika ia terpilih sebagai PM Inggris. Dia mengatakan akan segera mengatasi kenaikan kenaikan tagihan energi dan meningkatkan pasokan.

Hari ini Partai Konservatif yang berkuasa segera memilih perdana menteri baru untuk menggantikan Boris Johnson. Dua kandidat akan bersaing yaitu Liz Truss dan Rishi Sunak, bekas menteri keuangan.

Inggris sedang menghadapi resesi panjang dengan inflasi yang menyentuh dua digit. Tugas perdana menteri baru akan kian berat di tengah lesunya ekonomi.

Dalam tulisannya di media Sunday Telegraph, Liz Truss berjanji akan mengatasi ekonomi yang lesu dengan memacu pertumbuhan. Dia mengatakan dia mengerti betapa menantangnya krisis biaya hidup bagi warga Inggris. Dia akan mengambil tindakan tegas untuk memastikan keluarga dan bisnis dapat melewati musim dingin ini dan berikutnya.

"Jika terpilih, saya berencana dalam minggu pertama pemerintahan baru saya untuk menetapkan tindakan segera pada tagihan energi dan pasokan energi," katanya. "Acara fiskal akan menyusul akhir bulan ini dengan paket tindakan yang lebih luas pada ekonomi."

Diperkirakan Butuh Biaya US$ 115 Miliar

Surat kabar Sunday Times mengutip seorang sumber di Kementerian Keuangan bahwa rencana Truss akan memakan biaya sekitar 100 miliar pound atau setara US$ 115 miliar yang akan didapat dari pinjaman pemerintah.

Saat dikonfirmasi soal ini dalam sebuah wawancara di BBC, Truss menolak untuk memberikan rincian. Dia mengatakan bahwa tidak tepat untuk masuk ke strategi sebelum dia menjabat. Dia juga tidak mengomentari angka 100 miliar pound itu.

"Saya akan bertindak jika terpilih sebagai perdana menteri dalam waktu satu minggu," katanya kepada acara Minggu dengan Laura Kuenssberg.

Di Telegraph, dia mengatakan akan bergerak cepat untuk mengatasi krisis biaya hidup dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dia juga akan menunjuk Dewan Penasihat Ekonomi untuk mendapatkan ide-ide terbaik di bidang ekonomi.

"Kita perlu mengambil keputusan sulit untuk memastikan kita tidak dalam posisi ini setiap musim gugur dan musim dingin. Menempel plester dan menendang kaleng di jalan tidak akan berhasil. Saya siap mengambil keputusan sulit untuk membangun kembali ekonomi kita," tulisnya.

Rishi Sunak Janjikan Hal Serupa di Bidang Energi

Saingannya, mantan menteri keuangan Rishi Sunak, juga berusaha meningkatkan kepercayaannya untuk mengatasi tagihan energi yang meningkat. Sunak mengatakan akan menawarkan semua warga Inggris beberapa dukungan keuangan, dengan bantuan tambahan kepada mereka yang berpenghasilan terendah dan pensiunan.

Pemenang suara terbanyak untuk menjadi PM Inggris yang baru di antara anggota Konservatif akan diumumkan pada hari Senin. Di hari Selasa, perdana menteri baru akan bertemu Ratu Elizabeth dan diminta untuk membentuk pemerintahan.

PR Berat Perdana Menteri Inggris

Di luar krisis biaya hidup langsung, perdana menteri baru juga harus mengatasi semakin banyak pemogokan, daftar tunggu yang panjang di layanan kesehatan masyarakat, dan keputusan pengadilan bulan depan tentang upaya kemerdekaan Skotlandia.

Sebagai tanda bahwa hubungan mungkin tegang dengan Skotlandia jika Truss berkuasa, menteri pertama Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan akan melakukan yang terbaik untuk bekerja dengan menteri luar negeri.

"Jika dia memerintah seperti yang dia kampanyekan selama musim panas, dia akan menjadi bencana tidak hanya bagi Skotlandia tetapi juga bagi Inggris," kata Sturgeon kepada Sky News. "Tapi semoga saja bukan itu masalahnya."(Tempo)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel