-->

Orideko Iriano Burdam Tutup Raker Pertama Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak Papua Barat

Orideko Iriano Burdam Tutup Raker Pertama Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak Papua Barat.lelemuku.com.jpg

WAISAI, LELEMUKU.COM - Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec. Dev menutup dengan resmi Rapat Kerja Pertama Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak Provinsi Papua Barat di Kampung Yensawai, Distrik Batanta Utara, Kabupaten Raja Ampat, Jumat ( 6/5/2022).

Orideko, sapaan  akrab Orideko Iriano Burdam yang juga penasehat panitia raker tetapi juga sebagai salah satu tokoh masyarakat adat suku Byak Raja Ampat dalam sambutan menegaskan, melalui Raker tersebut Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak Provinsi Papua Barat memiliki kesempatan untuk menata organisasi agar tumbuh menjadi  organisasi yang maju dan mandiri.

Dirinya berharap entitas dan hakekat kehadiran Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak di tengah masyarakat yang multikultural dan pesatnya digitalisasi saat ini menjadi wadah berhimpunnya masyarakat Byak  serta terbuka dan independen sebagai mitra pemerintah.

Dirinya juga meminta untuk mengimplementasikan program yang riil  dan urgent untuk kepentingan masyarakat sebagaimana yang dirumuskan atau disepakati bersama pada kegiatan tersebut.

“Terus menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki untuk kepentingan pembangunan,” harap Orideko.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Ketua Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak Papua Barat, Mananwir Hengky Korwa menjelaskan Raker Pertama tersebut bertujuan, pertama, membangun, menata dengan baik dan menjalankan organisasi berbasis masyarakat adat KMSB-PB secara professional, mandiri dan independent.

Kedua, memikirkan bersama dan mengidentifikasi dengan cermat isu-isu strategis di tingkat daerah (Papua dan Papua Barat) dan di tingkat nasional sesuai kapasitas KMSB-PB untuk diagendakan sebagai program kerja periode 2021 – 2025.

Ketiga, merancang program-program kerja yang bermanfaat bagi pemberdayaan kelompok-kelompok sub-suku Byak yang tersebar di Provinsi Papua Barat. Dan keempat, merancang program-program kerja sama lintas suku di Papua Barat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan amanat UUD-RI 1945 dan UU Otonomi Khusus Papua dalam rangka pengakuan, perlindungan dan pemberdayaan hak-hak dasar masyarakat adat di Tanah Papua.  

Atas suksesnya pelaksanaan raker tersebut, Ketua Panitia Pegilius Soor, S.Sos, M.Hum dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas dukungan panitia, masyarakat adat Byak Raja Ampat dan teristimewa kepada masayarakat Distrik Batanta Utara, sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

Penutupan raker yang ditandai pemukulan tifa tersebut disaksikan Ketua Kesatuan Masyarakat Adat Suku Byak Provinsi Papua Barat, Mananwir Hengky Korwa, Para Ketua Ikatan Suku Byak Kabuoaten/kota Papua Barat, akademisi masyarakat adat suku byak, peserta Raker, tamu undangan dan masyarakat Distrik Batanta Utara. (infopublik)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel