-->

Gerhana Bulan Merah Kembali Terjadi pada Akhir Pekan ini


WASHINGTON,LELEMUKU.COM - Gerhana bulan merah 2022, Peristiwa tersebut akan kembali terjadi kembali bulan ini. saat gerhana bulan. tidak ada pantulan dari sinar maatahari menuju bulan.

Menurut situs Edukasi sains Antariksa, gerhana bulan nanti merupakan gerhana bulan total lantas kapan terjadinya gerhana bulan 2022? bagaimana proses gerhana bulan berikut ulasanya .

Gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi, sehingga tidak semuanya sampai ke bulan. Ketika gerhana bulan total terjadi, posisi matahari, bumi, dan bulan sejajar sehingga membuat bulan masuk ke umbra bumi. Sementara supermoon adalah istilah masyarakat untuk menandai bulan yang berada pada titik terdekat dengan bumi, karena tampak sangat besar dan sangat cerah.

bulan purnama maupun supermoon umumnya cederung identik dengan penampakan warnanya putih atau putih abu-abu saat malam hari 
namun kenapa Gerhana bulan merah disebut sper blood moon ?

gerhana bulan adalah peristiwa terhalingan cahaya matahati oleh bumi, sehingga semuanya sampai kebulan. Ketika Gerhana bulan  total terjadi posisi matahari,bumi dan bulan sejajar sehingga bulan masuk umbra bumi. 

perluh kita tau bahwa fenomena yang terjadi hari ini bukan gerhana ulan total biasa. pada posesnya bulan ada pada umbra bumi ketika gerhana bulan puncak total, terjadi bulan akan terlihat berwarna merah yang terkenal dengan blood moon.

lalu karena posisi bulan pada malam hari berada dengan posisi terdekat dengan bumi (perigee), maka bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa sehingga disebut dengan super moon 

sebab itu Gerhana bulan total tanggal 15-16 2022 di kenal jug dengan super blood moon (bulan merah super), karen aterjadi saat bulan dijarak terdekat dengan bumi (perigee).

Peristiwa unik ini akan terjadi pada Minggu malam hingga Senin pagi, dengan bulan bermandikan warna merah dan oranye pantulan dari matahari terbenam dan matahari terbit di Bumi selama sekitar satu setengah jam, salah satu gerhana terlama dalam dekade ini. Ini akan menjadi apa yang disebut bulan merah darah pertama dalam setahun.

Pengamat di bagian timur Amerika Utara dan seluruh Amerika Tengah dan Selatan yang akan paling jelas menyaksikan gerhana ini, jika cuaca memungkinkan. Sebagian tahapan gerhana akan bisa dilihat di seluruh Afrika, Eropa dan Timur Tengah. Gerhana ini tidak bisa disaksikan di Alaska, Asia, dan Australia.

"Ini benar-benar gerhana untuk Amerika," kata Noah Petro dari NASA, ahli geologi planet pakar bulan. "Ini akan menjadi hadiah."

Ia mengatakan untuk menyaksikan gerhana ini orang hanya memerlukan "kesabaran dan mata."

Gerhana total terjadi ketika Bumi melintas di tengah-tengah bulan dan matahari dan menciptakan bayangan dua planet pendamping bumi. Bulan akan berada 362.000 kilometer jauhnya di puncak gerhana - sekitar tengah malam di Pantai Timur AS. (VOA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel