-->

Pemkab Tanimbar Aktifkan 17 Ribu Peserta BPJS Kesehatan


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Operasional Tanimbar berkomitmen bersama meningkatkan pelayanan kesehatan dengan menambah jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) demi mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta di tahun 2021.

 

Bupati Petrus Fatlolon mengatakan komitmen kerjasama meliputi jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Tanimbar melalui program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

 

“Tidak ada tunggakan iuran untuk program JKN di tahun 2021 ini,” ungkap dia kepada Lelemuku.com pada Jumat, 23 Juli 2021.

 

Sebelumnya dalam Forum Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Ambon pada Selasa, 13 Juli 2021  tentang kepesertaan JKN-KIS telah dilakukan penandatanganan addendum perjanjian kerja sama penambahan peserta JKN-KIS di Tanimbar.

 

Kepala BPJS Kesehatan Tanimbar, Firman Syah berharap Tanimbar mampu mencapai UHC pada bulan September 2021.

 

Menurutnya hasil sinkronisasi data dari kantor pusat masih ada sekitar 20.000 lebih data penduduk yang belum menjadi peserta JKN-KIS.

 

BPJS Kesehatan Tanimbar akan lakukan validasi data agar dapat dijadikan referensi bagi percepatan penambahan data kepesertaan menuju capaian UHC.

 

“Kepesertaan JKN-KIS di  Tanimbar bisa terwujud dengan dukungan pemda, demi pelayanan kesehatan optimal bagi masyarakat,” kata Firman.

 

Kepala Dinas Kesehatan Tanimbar, Edwin Tomasoa menegaskan pencapaian UHC merupakan fokus dari pihaknya yang sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Fatlolon dan Wakil Bupati (Wabup) Agustinus Utuwaly, yaitu ‘Tanimbar Sehat, Cerdas, Berwibawa, dan Mandiri’.

 

Ia menyebutkan Pemkab Tanimbar akan mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan untuk segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.

 

Jika ditambah dengan segmen kepesertaan BPJS lainnya, maka sudah lebih dari 95 persen total 130.718 jumlah penduduk di Tanimbar.

 

Tomasoa menambahkan perubahan tersebut telah dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinkes Tahun 2021.

 

 “Kami akan terus memaksimalkan pendaftaran peserta JKN-KIS sampai dengan jumlah 17.000 jiwa, secara bertahap," tutupnya.  (Laura Sobuber)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel