Ahmad Ramadhan Ungkap 82.604 Unit Kendaraan Mudik Telah Ditertibkan - #Lelemuku | Lelemuku.com - Kebanggaan Anak Negeri | Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Ahmad Ramadhan Ungkap 82.604 Unit Kendaraan Mudik Telah Ditertibkan

Ahmad Ramadhan Ungkap 82.604 Unit Kendaraan Mudik Telah DitertibkanJAKARTA, LELEMUKU.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai penegak hukum terus berupaya secara maksimal dalam mendukung kebijakan Pemerintah guna memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Di hari ke 32 Operasi Ketupat 2020, Polri mencatat sebanyak 4.149 kendaraa diminta memutar balik karena diindaki akan melakukan mudik. hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes pol. Dr. H. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si, saat memberikan keterangan di Lobby Korlantas Polri Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Dalam keterangannya, Kabag Penum Divhumas polri mengungkapkan sampai saat ini personel polri masih terus bertugas di lapangan khususnya dalam Operasi Ketupat 2020. “Pada hari ke-32 pelaksanaan Operasi Ketupat, Korlantas Polri mencatat sebanyak 4.149 kendaraan meliputi kendaraan pribadi, sewa, bus, travel dan roda dua diminta putar balik karena terindikasi akan mudik,” ungkap Kabag Penum Divhumas Polri.

Selain itu, Kabag Penum Divhumas Polri juga menuturkan jumlah dari seluruh kendaraan yang telah diputar balik selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2020.

Berikut rincian kendaraan yang diputar balik yang tersebar di beberapa wilayah, diantaranya : Polda Metro Jaya sebanyak 39.962 kendaraan; Polda Banten sebanyak 8.249 kendaraan; Polda Jawa Barat sebayak 11.008 kendaraan; Polda Jawa Tengah 5.333 sebanyak kendaraan; Polda DIY sebanyak 783 kendaraan; Polda Jawa Timur sebanyak 15.769 kendaraan; Polda Lampung sebanyak 1.500 kendaraan.(HumasPolri)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +6281343199624 / +6285254922161. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Loading...
loading...