Bawaslu Temukan Banyak Pemilih DPT Tambahan Tidak Terlayani di Palu - #Lelemuku | Kebanggaan Anak Negeri - Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Bawaslu Temukan Banyak Pemilih DPT Tambahan Tidak Terlayani di Palu

Bawaslu Temukan Banyak Pemilih DPT Tambahan Tidak Terlayani di PaluPALU, LELEMUKU.COM - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Ratna Dewi Pettalolo mengeluhkan soal banyaknya pemilih berstatus Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) yang tidak terlayani dalam menggunakan hak pilihnya. Hal ini lantaran temuan lapangan saat dirinya melakukan kunjungan langsung di Kota Palu

Berdasarkan laporan jajaran Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dari beberapa tempat, terutama untuk kategori pemilih yang sedang sakit sehingga dalam perawatan di rumah sakit (RS) ternyata tidak bisa terlayani menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

Semisal di RS Woodward, Kota Palu, ada ratusan pemilih yang sudah melapor ke petugas KPPS untuk mengurus DPTb, namun hingga hari H pemungutan suara, Rabu (17/04/2019) tidak ada satupun petugas KPPS yang datang.

"Nah itu dia petugas KPPS ketika hari H Pemilu tidak ada yang datang padahal sudah lapor petugas KPPS," ujar Ratna Dewi Pettalolo di Kantor KPU Provinsi Sulteng, sore tadi.

Atas fakta tersebut, Ratna beserta rombongan dari Bawaslu Provinsi Sulteng mendatangi kantor KPU Provinsi Sulteng. Namun KPU setempat berdalih untuk pemilih DPTb yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada hari H, belum mengajukan laporan kepada petugas KPPS.

Anggota KPU Provinsi Sulteng, Naharudin menegaskan, dalam Pasal 93 PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara Dalam Pemilu, calon pemilih berstatus DPTb diberi waktu untuk melapor kepada petugas minimal 7 hari sebelum hari H pemungutan suara.

Namun setelah 7 hari namun calon pemilih berstatus DPTb itu tidak juga melapor, maka pemilih sendiri yang harus aktif untuk melaporkan statusnya itu. Namun syaratnya nama yang bersangkutan harus terlebih dahulu terdaftar dalam DPT di mana ia mendaftar sebagai DPTb.

"Jadi kalau H-7 pemilih tidak datang, maka KPU tidak lagi jemput bola," katanya. (Bawaslu)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +621343199624. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Redaksi : redaksi@lelemuku.com
Iklan : iklan@lelemuku.com
Loading...
loading...