Komisi VII DPR Gelar Kunjungan Kerja di Halmahera Selatan - #Lelemuku | Kebanggaan Anak Negeri - Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Komisi VII DPR Gelar Kunjungan Kerja di Halmahera Selatan

 Komisi VII DPR Gelar Kunjungan Kerja di Halmahera Selatan LABUHA, LELEMUKU.COM - Silaturahmi Ketua Komisi VII DPR RI Tjatur Sapto Edy dengan Kepala Desa Se-Kabupaten Halmahera Selatan, berlangsung di Ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (5/2).

Turut Hadir dalam acara tersebut Kadis PUPR Ali Dano Hasan, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Mujiburrahman, mewakili Dinas Peternakan serta Kepala Desa Se-Kabupaten Halmahera Selatan

Kedatangan Tjatur Sapto Edy ini dalam rangka Kunjungan Kerja (Kuker). Ia juga membawa investor dari India, Lalit Kumar yang juga sebagai Presiden Direktur PT Suvedam Ultategren Indonesia untuk melakukan survei terkait pembangunan pabrik minyak. Hal ini merupakan kabar gembira untuk para petani kopra di Kab Halsel, sebab Lalit Kumar akan membeli kelapa mentah dari para petani, tidak hanya itu perusahaan ini juga menyerap tenaga kerja dari penduduk setempat.

“Berangkat dari keluhan para petani kopra, saya membawa teman dari India yang telah membangun pabrik Minyak di Bengkulu sebagai investor yang akan membuat nilai ekonomisnya semakin tinggi”, ungkap Tjatur Sapto Edy.

Ketua Komisi VII DPR RI juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat di Hasel akan di bangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa.

“Bersama pula dengan saya Ir. Bahari sebagai Ahli Pembangkit Listrik yang insya Allah pada awal tahun, tepatnya bulan Maret akan dilakukan peletakan batu pertama Pembangkit Listrik tenaga Biomassa”, jelasnya.

Disamping Pabrik Minyak dan Pembangkit Listrik, Tjatur Sapto Edy juga akan membagikan penerangan jalan umum tenaga surya, motor sampah serta pemasangan instalasi penyaringan limbah pada rumah warga.

Dalam pertemuan tersebut Lalit Kumar menyampaikan bahwa turunnya harga kopra berdampak pada kesejahteraan petani, para petani mengeluh sedang harga minyak di pasar tetap sama. Dirinya juga menambahkan bahwa pengolahan kopra dengan cara pengasapan (Tradisional) mengurangi nilai jual kopra tersebut.

“Kami datang untuk memberikan kemudahan bagi para petani kopra, dengan membeli kelapa mentah 5 atau 6 butir yang setara dengan 1 Kg Kopra, jadi tidak perlu lagi diolah. Mengenai proses pembelian, kami punya aplikasi online untuk memudahkan para petani, hanya dengan mengikuti beberapa prosedur aplikasi, kami akan jemput langsung kelapa tersebut ditempat”, jelas Lalit Kumar.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Ali Dano Hasan menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi VII DPR RI yang telah datang dan memberi harapan bagi Halsel.

“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Bapak Tjatur yang telah datang di kabupaten halsel, Bapak Tjatur ini juga telah banyak membantu Maluku Utara dan sekarang beliau ada disini merupakan kabar baik untuk kita”, ungkapnya.(HumasHalsel)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +621343199624. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Redaksi : redaksi@lelemuku.com
Iklan : iklan@lelemuku.com

0 comments:

Post a Comment

Loading...
loading...