Pelayanan Kapal Perintis di MTB Sudah Normal - Lelemuku.com | Media Pemberi Kabar dan Informasi yang Kritis, Obyektif, Akrab dan Bermartabat dari Maluku

Pelayanan Kapal Perintis di MTB Sudah Normal

Pelayanan Kapal Perintis di MTB Sudah Seperti Biasa
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala PT Pelayanan Nasional Indonesia (Pelni) (Persero) sub Cabang Saumlaki, Obed Manuhuwa mengatakan pelayanan kapal perintis di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku sudah beroperasi secara normal.

“Kalau kapal perintis sudah jalan seperti biasa dan pelayanan kepada penumpang semua maksimal,” kata Obed saat ditemui Lelemuku.com, di ruang kerjanya, pada Selasa (24/1).

Ia mengatakan pihaknya langsung mendapat penugasan dari pemerintah, sehingga Pelni jalankan tugas ini sebagai bagian dari pelayanan dan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Pemerintah sudah kasih penugasan langsung buat Pelni tanpa pake tender-tender lagi. Dulunya, pake tender, bisa sampai paling lambat bulan Februari baru jalan, tapi ini dari tanggal 1 januari itu sudah operasi,” jelas Obed.

Ia menjelaskan dalam penugasan tidak ada istilah libur ataupun istirahat walaupun masih dalam nuansa Tahun baru 2018.

“Tidak ada istilah istirahat untuk Pelni. Saat jadwal sudah ada, walaupun hari istirahat atau hari libur, tanggal merahpun tetap kerja. Contohnya seperti KM. Sabuk 4.1 itu pada tanggal 1 Januari berangkat,” ungkap dia.

Obed menambahkan jumlah penumpang arus balik hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Pelayanan arus balik yang jelas kemarin untuk KM.Sirimau pas puncaknya arus balik yaitu tanggal 9 Januari, karena orang pada kembali ke tempat tugas, liburan. Jumlah penumpang yang naik dari pelabuhan Saumlaki  sekitar 800an dan untuk KM.Pangrango tanggal 21 Januari kemarin berjumlah 300an penumpang. Sementara KM.Lauser normal pada tanggal 17 Januari masuk sudah mulai seperti biasa yaitu 200 hingga 300 penumpang,” tambah Obed. 

Kepala PT Pelni sub Cabang Saumlaki ini mengaku yang menjadi kendala dalam kedatangan dan keberangkatan kapal adalah faktor cuaca yang kurang bersahabat.

“Cuma yang terhambat mungkin karena faktor cuaca, makanya telat atau kadang-kadang sabandar tahan. Selain itu selalu sesuai dengan jadwalnya. Tidak lama-lama lagi di 1 tempat, ada koneksifitasnya, sehingga penumpang tidak tunggu-tunggu kapal lagi, jadi pas jadwalnya, penumpang sudah siap-siap utuk berangkat, itu salah satu tanggung jawab yang diberikan pemerintah melalui Pelni,” tutup Obed. (Laura Sobuber)
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email redaksi@lelemuku.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : redaksi@lelemuku.com
Iklan : iklan@lelemuku.com

0 comments:

Post a Comment