Kunjungi Enam Desa Sengketa untuk Panen Jagung, Danny Missy Dilempar - Lelemuku.com | Media Pemberi Kabar dan Informasi yang Kritis, Obyektif, Akrab dan Bermartabat dari Maluku

Kunjungi Enam Desa Sengketa untuk Panen Jagung, Danny Missy Dilempar

JAILOLO, LELEMUKU.COM - Hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri. Pepatah ini dirasakan bupati Halmahera Barat, Danny Missy dan rombongan. Bupati  mengunjungi enam desa yang disengketakan Halmahera Barat dan Halmahera Utara, tepatnya versi Halmahare Barat  desa Dum-dum, kecamatan Jailolo Timur, Kamis (28/9).

Tujuan bupati dan rombongan ke desa itu dalam rangka penanam jagung. Namun bupati dan rombongan bukan dijemput baik-baik, malah disambut demo dengan membakar ban bekas dan dilempari batu. Dalam peristiwa ini, 6 Mobil Dinas (Mobdin) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halbar dan satu mobil warga mengalami kerusakan. Saat ini, pihak Kepolisian Polres Halbar sementara  mendalami kasus tersebut.

Koronologis kejadian terjadi sekitar pukul 09.20 wit di Desa Dum-dum Kecamatan Jailolo Timur. Secara spontanitas  masyarakat versi Halut, Desa Makaeling Kecamatan Kao Teluk menyambut demo  pejabat Pemkab Halbar di wilayah 6 desa Jailolo Timur.

Aksi demo dibawah korlap Zainal Ilyas,  dipicu  kegiatan penanaman jagung  Pemkab Halbar yang sebelumnya  ditolak  masyarakt  versi Halut dengan memalang  jalan dan membakar ban bekas. Menurut massa,  aktifitas yang dilakukan Pemkab Halbar dengan dalil penanaman jagung perdana bagi mereka  suatu tindakan provokasi, sebab itu melanggar  diktum kesepakatan  kedua kabupaten  di Jakarta bersama Mendagri RI, DPD RI, bahwa  Kao Teluk masuk wilayah administrasi kabupaten Halmahera Utara.

"Pemkab halbar harus tunduk dan patuh  perintah UU dan peraturan pemerintah, jika   ada upayakan 6 desa Jailolo Timur  masuk Halbar,  mestinya melalui cara elegan sebagaimana diisyaratkan UU," kata massa aksi. Sekitar pukul  09.50 wit, massa   menghadang 9 unit Mobil Dinas  milik Pemkab Halbar.

Dalam kondisi ini,  aparat kemanan TNI Pos Dum-dum melakukan sterilisasi dan berusaha mengeluarkan mobil dari lokasi. Saat evakuasi,  terjadi aksi pelemparan batu oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap  Mobil Dinas Pemkab Halbar. Enam  mobil Dinas  dibawah rombongan Bupati Danny Missy mengalami kerusakan, termasuk 1  mobil masyarakat sipil  ikut dilempari.

Ke-7 mobil  berhasil diamankan yakni mobil dinas Kabag Umum, mobil Dinas Kesehatan, mobil Dinas Naketrans,  mobil dinas perhubungan, mobil dinas perpustakaan, mobil dinas RSUD Jailolo dan 1 mobil milik masyarakat sipil.

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan,  3 orang diduga pelaku sebagai otak aksi pelemparan mobil dinas rombongan  Pemkab Halbar, telah  diamankan jajaran kepolisian  diantaranya Ruslan, Sudin Haji Samsudin dan Muhlis Ternate. Untung aparat keamanan gabungan TNI-Polri berhasil mengendalikan kondisi  lapangan.

Sementara Bupati Danny Missy saat dikonfirmasi  mengatakan, atas insiden itu, pihak  berwajib sudah  menangani sehingga bupati enggan memberikan  komentar. Terpisah Kapolres Halbar, AKBP Bambang Wiriawan mengaku,  kejadian di Desa Dum-dum Kecamatan Jailolo Timur, belam ada pelaku yang diamankan karena masih  dilakukan pendalaman. "Belum, ada masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kapolres. (taliabuposonline.com)
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email redaksi@lelemuku.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : redaksi@lelemuku.com
Iklan : iklan@lelemuku.com

0 comments:

Post a Comment