Seorang Bocah di Dicabuli Guru Ngaji Masjid Nurul Yakin Mangga Dua

TERNATE – Kasus pencabulan bocah perempuan terjadi di Kelurahan Mangga Dua, Ternate Selatan, Senin (20/4) sekitar pukul 16.00.

Mirisnya, kali ini pelakunya adalah seorang guru mengaji. Di luar dugaan, pelaku berinisial RL alias Riva, melakukan tindakan bejat itu di dalam Masjid Nurul Yakin, Kelurahan Mangga Dua.

Sadisnya lagi, pelaku yang diketahui berasal dari Manado, Sulawesi Utara itu mencabuli korban yang sementara menunaikan salat ashar. Korban, sebut saja bunga, yang juga anak didiknya, masih berusia lima tahun.

Pelaku mencabulinya dengan cara memasukkan jari tangan ke dalam (maaf) kemaluan korban. Bahkan, pelaku juga menyuruh korban memegang kelaminya dan mencium bibirnya.

Kasus ini terungkap setelah korban mengadu ke orang tuannya. Setelah diketahui, warga setempat beramai-ramai mendatangani pelaku yang sementara berada di Masjid, kemudian diinterogasi, dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Ternate Selatan.

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Eko Mario Santoso menyatakan, pihaknya sudah resmi menerima laporan masyarakat, dan siap memproses pelaku hingga ke pengadilan. Pelaku sementara ini sudah ditahan di ruang tahanan Mapolsek.

Kapolsek menjelaskan, hasil penyelidikan sementara penyidik menyebutkan, peristiwa tersebut bermula saat korban sedang sholat ashar di lantai dua Masjid Nurul Yakin.

Memanfaatkan situasi sunyi, pelaku menutup pintu, kemudian meraih korban yang sementara sholat, dan membuka celananya.
Setelah membuka celana korban, pelaku langsung beraksi, yakni memasukkan jari tangan ke dalam kelamin korban, menyuruh korban memegang kelaminnya, hingga mencium bibir korban.

“Kami akan memprosesnya. Sekarang pelaku sudah ditahan,”jelas Kapolsek pada wartawan, kemarin.

Sementara itu, pelaku mengaku khilaf saat melakukan tindakan tidak terpuji itu. Ia mengaku menyesal karena sudah melakukan tindakan melanggar hukum. “Saya baru dua bulan di Ternate. Saya ingin mencari pekerjaan di Ternate, termasuk ingin insyaf. Saya sangat menyesal setelah melakukan perbuatan ini,”kata pelaku saat diwawancarai wartawan.

Sekedar diketahui, terungkapnya masalah tersebut sempat menggerkan warga Kelurahan Mangga Dua. Sejumlah warga keluar rumah menuju ke Masjid, karena tidak menerima perbuatan pelaku. Bahkan, warga Mangga Dua ramai-ramai ke Mapolsek. [malutPos]

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan