Pemprov Maluku akan Rehab 3 Juta Hektar Irigasi

AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku akan merehabilitasi tiga juta hektare lahan irigasi dan membangun satu juta hektare irigasi baru pada 2016.

“Saat ini luas areal irigasi potensial di Provinsi Maluku mencapai 76.085 hektare dan areal fungsional baru mencapai 22.859 hektare, serta masih terdapat 53.226 hektare yang dapat dikembangkan,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, Jumat.

Gubernur mengatakan hal itu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Bakri Lumbessy pada Pembukaan Rapat Kerja Forum SKPD Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Maluku 2016.

Menurut Gubernur Said, indikator pencapaian target keciptakaryaan 100-0-100, yakni pencapaian air bersih hingga 100 persen, penurunan permukiman kumuh hingga nol persen dan peningkatan sanitasi masyarakat hingga 100 persen.

“Dilihat dari kondisi yang ada sekarang, pencapaian air bersih di Maluku baru mencapai 65 persen, permukiman kumuh 19,56 persen, dan sanitasi 65 persen,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, katanya, bukan hal yang mudah untuk mencapai target 100-0-100, namun ini merupakan tugas bersama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Untuk mencapai pembangunan Maluku ke depan yang berkelanjutan, diperlukan sinergitas antar semua stakeholders, terutama antarpemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu koordinasi secara intens antar sektor pada masing-masing tingkat pemerintah, guna saling mendukung dan melengkapi sesuai dengan kewenanganya masing-masing.

Karena itu, dalam rangka keterpaduan perencanaan pembangunan ke depan, forum ini menjadi wadah untuk mengkolaborasi pemikiran-pemikiran dari semua stakeholder ke-PU-an di Provinsi Maluku, dengan tetap mengacu kepada dokumen-dokumen perencanaan yang telah disusun sebelumnya, seperti RPJMN dan RPJMD Provinsi Maluku.

“Saya berharap melalui forum ini dapat menghasilkan suatu kesepakatan bersama dari semua stakeholder, yang akan disampaikan dalam forum yang lebih besar yakni Musrenbang Tingkat Provinsi Maluku, maupun Konsultasi Regional Kementerian PU-PERA 2016,” kata Gubernur Said. (Antara)

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan