Pemda Malteng Belum Perhatian Sekolah Bermasalah

MASOHI – Masih banyak sekolah yang rusak dan belum diperbaiki oleh Pemda Maluku Tengah (Malteng) melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga.

Hasil pantauan di Negeri Haria pekan lalu ditemukan ada 3 bilik Ruang Kegiatan Belajar (RKB) pada SD Inpres 1 Haria terbakar, paska konflik internal antara Negeri Porto dan Haria beberapa tahun lalu, namun masih digunakan untuk proses belajar mengajar bagi siswa/siswi dan guru.
Proses belajar mengajar dilaksanakan dalam puing-puing bangunan terbakar dan bangunan tersebut hanya dibersihkan dari sisa-sisa reruntuhan, sementara bagian atap senknya hanya ditutup dengan senk bekas yang terbakar.
Proses belajar mengajar sangat terganggu karena siswa dan guru terkena sinar matahari langsung dan jika hujan turun ada siswa yang basah.
Markus, warga masyarakat Haria  mengatakan, hingga kini belum ada upaya dari Pemda Maluku maupun Pemda Maluku Tengah untuk memperbaiki gedung sekolah yang terbakar itu.
Dia menyayangkan jika bangunan ini ditinggalkan berlarut-larut, maka dipastikan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah ini akan merosot serta mengalami penurunan yang drastis.
Sebagai anak negeri Haria Markus berharap, Pemda Maluku atau Maluku Tengah bisa mengambil langkah untuk memperbaiki ruang RKB yang terbakar, agar proses belajar mengajar bisa berjalan baik sehingga mutu dan kualitas pendidikan di sekolah ini bisa kembali normal.
Hingga berita ini dipublikasi, Kepala SD Inpres 1 Haria tidak dapat dihubungi baik di sekolah ataupun melalui telpon selulernya.(tribunmaluku)
Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan