Kurang Diperhatikan, Halmahera Barat Masih Tertinggal

JAILOLO – Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) adalah salah satu dari delapan kabupaten-kota di Maluku Utara (Malut) yang pembangunannya jauh tertinggal. Pembangunan di Halbar tertinggal, karena kurang diperhatikan Pemprov Malut dan Pemerintah Pusat.

Itu bisa terjadi lantaran Pemkab Halbar kaku membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat. Setidaknya hal itu diakui Wakil Bupati (Wabup) Halbar, Ahmad Zakir Mando dalam Musrenbangtan Tingkat Provinsi di aula kantot Bupati Halbar, kemarin (6/4). 
Seluruh Kepala Dinas Pertanian kabupaten-kota di Malut hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Pertanian Malut, Syaiful Turui.
Menurut Zakir, untuk membangkitkan Halbar agar lebih maju kedepan, harus didukung Provinsi. Dia berjanji akan membangun komunikasi yang intens dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat, demi mengejar ketertinggalan.
Momentum Musrenbangtan, kata Zakir, adalah momen untuk mencinkronkan program, salah satunya program pertanian. 
“Karena sebagai pemerintah daerah, kita berniat untuk mensejahterakan masyarakat. Pada kesempatan ini saya sampaikan, bahwa Pemkab Halbar menseriusi program 1500 hektare lahan padi, dan ini harus terealisasi,”ujarnya.
Wabup mengatakan, ia bersama Bupati Danny Missy memprioritaskan tiga program, yakni Bidang Pertanian, Perikanan dan Periwisata. 
“Ini harus terwujud, sehingga Halbar bisa maju seperti daerah lain,”harapnya. 
Sekadar diketahui, Musrenbangtan berlangsung hingga Jumat (8/4).(malutpost)
Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan