KMP Milik PT Flobamor Berhenti Berlayar ke Saumlaki

KUPANG – Direktur Utama PT Flobamor, perusahan milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Hironimus Sori Wutun mengatakan penghentian pelayaran di daerah itu karena terkendala dana subsidi.

“Benar, sudah hampir satu bulan terakhir kami menghentikan pelayaran sementara karena proses lelang untuk mendapatkan dana subsidi dari pemerintah sampai saat ini belum dilakukan,” kata Hironimus Wutun kepada Antara di Kupang, Senin.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitaan dengan keluhan masyarakat pengguna jasa penyeberangan kapal feri yang mengaku kesulitan bepergian karena PT Flobamor menghentikan pengoperasian kapal.

Menurut dia, pihaknya tidak berani mengambil risiko untuk tetap melakukan aktivitas pelayaran karena takut dana subsidi tidak bisa diberikan oleh pemerintah.

Mengenai solusi, dia mengatakan telah menyurati Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan masalah ini sejak awal Januari, tetapi hingga saat ini belum mendapat jawaban.

Dia berharap, Menteri Perhubungan dapat mengeluarkan kebijakan tertulis agar pelayanan terhadap masyarakat tetap dilakukan sambil menunggu proses lelang dana subsidi.

PT Flobamor adalah perusahan milik pemerintah dan rakyat NTT yang saat ini dipercayakan untuk mengelola tiga kapal feri.

Tiga kapal itu adalah KMP Pulau Sabu dengan rute Kupang-Kalabahi-Teluk Gurita-Ilewekak-Saumlaki PP, KMP Ile Boleng dengan rute Kupang-Deri-Lembata PP, dan KMP Sirung dengan rute Kupang-Ende. (Antara)

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan