Kementerian Pekerjaan Umum akan Bangun Jalan Lingkar Kei Besar

LANGGUR – Perjuangan tim Pansus Jalan Lingkar Pulau Kei Besar dalam upaya melobi Pemerintah Pusat guna mendapatkan perhatian lebih terkait pembangunan infrastruktur jalan di pulau Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara akhirnya membuahkan hasil.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pansus Lalan lingkar Pulau Kei Besar, Melky Pranata Koedoeboen, SH, dalam rilisnya kepada Dhara Pos, sepulang dari Jakarta, Jumat (27/3).

“Saya dan kawan-kawan sukses mendapat perhatian khusus dari  Kementrian Pekerjaan Umum dalam hal ini Dirjen Bina Marga dan Direktur Wilayah III  yang di fasilitasi oleh Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto,” ungkapnya.

Dikatakan, perjuangan civil society ini merupakan upaya demi perbaikan taraf kesejahteraan masyarakat Kei Besar, melalui pembangunan dan infrastruktur jalan maupun jembatan.

Lebih lanjut, papar Koedoeboen, berdasarkan Perpres No. 36 Tahun 2015, Kabupaten Malra mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk program jalan dan jembatan sebesar 50 Milyar rupiah.

“50 Milyar ini hasil perjuangan saya dan kawan-kawan Pansus yang kami tuangkan dalam salinan naskah akademis dan tentunya  disertai rekomendasi dukungan dari Bupati Maluku Tenggara,” tegas sang jubir yang notabene adalah alumni  GMNI Malra.

Pada kesempatan tersebut, Koedoeboen menuturkan bagaiman perjuangan dirinya bersama tim Pansus Jalan Lingkar Kei Besar pada saat  mulai berangkat dari Langgur hingga setibanya di Jakarta.

“Selaku juru bicara Pansus Jalan Lingkar Pulau Kei Besar saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada Bupati Maluku Tenggara, Bapak Andreas Rentanubun, karena rekomendasi beliau sangat berpengaruh. Terima kasih juga kepada Sekda Malra, Bapak Petrus Beruatwarin yang di tengah kesibukannya masih memberikan atensi kepada saya dan kawan-kawan,” cetus Koedoeboen.

Setibanya di Jakarta, sambung dia, tim juga mendapat bantuan dan dukungan baik secara moril maupun materil dari salah satu tokoh masyarakat asal Nuhu Evav yang berdomisili di Jakarta.

“Bung Nus Kei Rumatora telah banyak membantu kami dengan sejumlah berbgai kemudahan fasilitas baik apartemen maupun mobil secara cuma-cuma selama 1 bulan 8 hari. Tanpa beliau, kami tidak mungkin bisa bertahan lama untuk berjuang karena beliau sangat  menyadari perjuangan ini untuk masyarakat Kei Besar,” ucap Koedoeboen.

Di akhir rilisnya, atas nama Pansus Jalan lingkar Pulau Kei Besar, Koedoeboen menyampaikan ucapkan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bung Nus Kei Rumatora atas segala jerih payah yang telah diperbuat bagi tim. [Dharapos]

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan