Jaringan Telkomsel Jangkau Hingga Maluku Tenggara Barat

AMBON – General Manager Telkomsel Ambon, Joseph Dangeubun menyatakan Telkomsel telah menjangkau layanan jaringan komunikasi 12 pulau terluar di Maluku.

“Dari 18 pulau terluar di Maluku sebanyak 12 pulau telah dipasang BTS Merah putih untuk melayani jaringan komunikasi masyarakat setempat,” katanya di Ambon, Kamis (9/4).

Menurut dia, 18 pulau terluar di Maluku enam diantaranya belum berpenghuni sehingga belum dilayani.

“Tiga wilayah di Maluku yang belum dilayani secara maksimal yakni Dobo, Maluku Tenggara Barat MTB) dan Maluku Barat Daya (MBD). Tiga daerah ini dianggap belum merdeka karena jaringan masih terkendala,” katanya.

Joseph mengatakan, hingga saat ini BTS yang telah dibangun di provinsi Maluku sebanyak 304 menara (side) 2G, 3G maupun GSM, sedangkan untuk total keseluruhan sebanyak 600 BTS.

“Kami fokus melakukan penambahan BTS di provinsi Maluku, guna optimalisasi pelanggan yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” katanya.

Dari sisi kualitas layanan ,pihaknya akan melakukan peningkatan layanan pelanggan dan keterbatasan produk guna memenuhi komunikasi pelanggan.

“Kami bersyukur saat ini pemenuhan jaringan telah tersambung dengan kabel fiber optik untuk wilayah Pulau Ambon, sehingga kualitas suara maupun data semakin baik,” ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya di tahun 2015 pihaknya akan melakukan penambahan sebanyak 60 Base Transmisi Service (BTS) di provinsi Maluku.

“Penambahan BTS baru di Maluku merupakan upaya peningkatan kapasitas jaringan dan optimalisasi pelanggan sehingga kami akan menambah 60 BTS,” tandasnya.

Dijelaskannya, penambahan 60 BTS baru terdiri dari BTS 3G dan 2G untuk memperkuat jaringan di kota Ambon serta beberapa kabupaten dan kota lainnya di Maluku.

BTS baru tersebut, katanya akan mencakup kota Ambon sebanyak 49 BTS 3G dan kabupaten dan kota yang selama ini belum terjangkau penuh olah layanan Telkomsel seperti sejumlah kecamatan dan desa di wilayah perbatasan.

“Untuk kota Ambon kita memperkuat BTS 3G karena populasi pemakaian yang cukup padat, sehingga diperlukan penambahan kapasitas,” kata Joseph Dangeubun. [Antara]

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan