I Made Mangku Pastika Batal Hadiri Peringatan Hari Pattimura di Bali

Made Mangku Pastika Batal Hadiri Peringatan Hari Pattimura di Bali
DENPASAR, KALWEDO – Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menghadiri peringatan Hari Pattimura ke-200 yang digelar Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Bali di Pantai Kuta, Sabtu malam.
Peringatan Hari Pattimura kali ini mengusung tema “Dengan Perayaan Hari Pattimura ke-200 Kita Perkokoh Jati Diri Kita Sebagai Bangsa Indonesia yang Beradab dan Bermartabat”.
Pada perayaan tepat dua abad tersebut, Gubernur Pastika menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar IKEMAL Bali yang telah turut serta dalam pembangunan di Provinsi Bali mewujudkan Bali yang aman damai dan sejahtera.
Selain itu menjunjung filosofi “Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung”, yang dikembangkan dalam perilaku “Menyama Braya” dengan seluruh komunitas lainnya di Bali.
“Saya mengapresiasi warga Bali keturunan Maluku yang tergabung dalam IKEMAL, yang telah menyelenggarakan acara yang sangat relevan dengan situasi terakhir untuk kita menyatakan kembali komitmen akan persatuan dan kesatuan. Bahwa kita semua memang ‘basodara’ dan kedepan membangun negeri ini dengan semangat Pattimura pantang menyerah maju terus pantang mundur,” kata Pastika.
Pastika menegaskan, nilai-nilai perjuangan Thomas Matulessy yang dinobatkan menjadi Kapitan Pattimura dalam mempertahankan harkat dan martabat rakyat Maluku yang dijajah oleh Inggris dan Belanda masih sangat relevan untuk saat ini.
Hal itu sangat penting karena dalam era globalisasi sekarang ini, penjajahan datang dalam bentuk lain, yakni dalam bentuk ideologi, politik, ekonomi, budaya, pendidikan, bahkan melalui teknologi informasi.
Untuk itu, Pastika menegaskan, semua pihak harus meningkatkan kualitas diri, meneladani dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain, serta berkewajiban menggugah semangat dan komitmen untuk memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa, sesuai semboyan “Lawamena Haulala”, maju terus pantang mundur.
Ia mengajak seluruh keluarga besar Maluku untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai kehidupan sosial berdasarkan pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
Diharapkan masyarakat Bali keturunan Maluku menjadi duta besar bagi Maluku di Bali, dan bila tiba saatnya rindu kampung halaman, akan kembali ke Maluku dan membangun kampung halamannya.
Pada perayaan tersebut, Gubernur Pastika bersama Wakil Gubernur Maluku bersama-sama menyalakan obor sebagai tanda semangat perjuangan Pattimura dan juga menyempatkan diri berbaur bersama keluarga besar IKEMAL menari Tobelo yang di selingi lagu kesukaannya My Afrika yang dinyanyikan penyanyi kawakan Yopie Latul. (antara)
Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan