Guru di Maluku Barat Daya Pertanyakan Realisasi Tunjangan Sertifikasi

TIAKUR – Para guru SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Maluku Barat Daya  mempertanyakan realisasi pem­bayaran tunjangan sertifikasi tahun 2015 yang hingga maret 2016 ini belum juga dibayarkan.
‘’Sejumlah guru di Kabupaten MBD, hingga saat ini belum menerima dana tunjangan sertifikasi selama tahun 2015, yang menjadi hak mereka dan seharusnya sudah diterima sesuai ketentuan,’’ kata Natan Markus
Markus mempertanyakan kepada Pemkab MBD melalui Dinas Pendidikan setempat kenapa guru-guru ini belum juga menerima dana sertifikasi itu, karena seha­rusnya Dinas Pendidikan sudah memberikan hak-hak  guru-guru ini tiap triwulan. Yang terjadi sudah sejak tahun kemarin tunjangan sertifikasi belum juga diberikan.
‘’Saya berharap Pemkab MBD terurtama Dinas Pendidikan harus menjawab persoalan tunjangan sertifikasi bagi guru-guru yang ada di bumi kalwedo ini.
Lanjutnya, keluhan guru-guru ini harus diselesaikan secepatnya apapun keadaannya hak guru harus diberikan, dinas pendidikan MBD jangan tinggal diam saja. ‘’Kasihan guru-guru ini selalu melaksanakan tugas tapi haknya ditahan-tahan. Apalagi sejak tahun lalu hingga kini belum juga dibayar,’’ tegas Markus.
Sementara itu, kepada warta­wan, beberapa guru, baik guru SD, SMP, maupun SMA di Kabupaten MBD  juga mempertanyakan hal serupa.
Mereka mengaku sudah mengecek kepada guru penerima dana sertifikasi dari daerah lain di Maluku yang umumnya sudah menerima dana tersebut pada akhir tahun 2015 lalu. Bahkan tahun 2016 bakal segera dicairkan.
Namun hingga kini, dana sertifikasi guru yang menjadi hak mereka itu belum juga dibayarkan, dan para pihak berwenang terkait masalah itu masih terus menjanjikan untuk segera memba­yarkannya.
Para guru ini masih memberikan kesempatan kepada pemerintah dan dinas terkait untuk memikirkan dan mencari jalan keluar masalah tersebut. (rakyatmaluku)
Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan