Desa Matakus dan Namtabun dapat Bantuan Program Padat Karya Senilai 570 Juta

MATAKUS – Warga desa Matakus, kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat berterima kasih atas perhatian baik pemerintah terhadap pembangunan di desa wisata itu.

Awal April kemarin, pekerjaan pembangunan jalan desa melalui  program pengembangan dan perluasan kesempatan tenaga kerja melalui kegiatan padat karya Infrastruktur pedesaan padat pekerja I dilaksanakan, dimana diawali dengan serangkaian acara peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Bupati Maluku Tenggara Barat dalam hal ini diwakili Staf ahli Bupati bidang ekonomi dan Pembangunan Ir. Venansius Batlayery, M.Si, salah satu anggota DPRD MTB Otis Siletty, dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi MTB Drs. J. Kelwulan bersama staf.

Panitia penyelenggara kegiatan tersebut dalam laporannya menyebutkan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kemenakertrans dan Pemkab MTB memandang perlu melakukan program berbasis masyarakat berupa perluasan kesempatan kerja dan pengembangan tenaga kerja sektor informal dalam rangka upaya penanggulangan masalah pengangguran, setengah pengangguran dan masyarakat miskin yang salah satu kegiatannya adalah: Padat  Karya Infrastruktur Pedesaan Padat Pekerja.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberdayakan potensi sumber daya lokal yang masih dapat dikembangkan serta sebagai peluang peningkatan kesejatraan masyarakat, berdasarkan SK  Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, nomor 10 Tahun 2015 tanggal 08 januari 2015 tentang pengangkatan pejabat perbendarahaan Negara dan tugas pembantuan program ketenagakerjaan ketransmigrasian tahun 2014; SK  kepala dinas nomor 560/III/2015 tanggal 23 maret 2015 tentang pengangkatan kepala kelompok tukang dan pekerja untuk kegiatan Infrastruktur pedesaan padat pekerja  I tahun anggaran 201; serta DIPA, daftar isian pelaksanaan anggran tahun 2015 nomor: 026.04.4.219189/2015 tanggal 14 november 2014.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah: untuk menekan angka pengangguran, setengah pengangguran dan masyarakat miskin; Memupuk rasa kebersamaan, gotong royong dan partisipasi masyarakat terhadap pembagunan di desa; serta Meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pusat pelayanan social dasar  seperti pendidikan, kesehatan, pasar, destinasi tempat wisata  dan lain-lain, termasuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat kearah yang lebih baik,” ungkap ketua Panitia pelaksana.

Ditambahkan pula bahwa sasaran kegiatan padat karya Infrastruktur pedesaan padat pekerja adalah: 88 orang yang terdiri dai: kelompok ekonomi lemah yang berdomisili di desa matakus yakni Pencari nafkah utama keluarga, Tenaga kerja yang kehilangan pekerja ( ter-PHK ), Laki-laki dan perempuan serta pemuda yang mampu melaksanakan  pekerjaan dan tidak  boleh mempekerjakan anak di bawah umur, dimana sumber dana berasal dari DIPA program penempatan dan perluasan tenaga kerja, Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia tahun anggaran 2015.

Sementara itu, Bupati MTB dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ir. Venansius Batlayeri, M.Si mengatakan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan di wilayah perdesaan maka Kemenakertrans melalui Direktorat Perluasan Tenaga Kerja dan Pengembangan Tenaga Kerja Sektor Informal pada Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja telah menetapkan berbagai kegiatan dan salah satu jenis kegiatannya adalah kegiatan Infrastruktur Perdesaan padat karya yang lebih spesifik pada pembangunan jalan desa atau lingkungan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, Bupati Temmar berharap dapat menjadi peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kualitas kehidupan sehingga mampu memecahkan berbagai persoalan terkait kemiskinan dan ketertinggalan di desa Matakus, terlebih lagi membuka akses pada sentra-sentra yang menuju tujuan obyek wisata di desa tersebut.

Selain itu, kegiatan ini pula diharapkan dapat meminimalisir masalah ketenagakerjaan terutama penanggulangan masalah pengangguran sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya kemudahan aksesibilitas, menunjang peningkatan produktifitas dan daya beli masyarakat, serta terciptanya kondisi social budaya yang kondusif.

“Patut kita syukuri bahwa kabupaten MTB dalam tahun anggaran 2015, memperoleh bantuan melalui program Padat  Karya Infrastruktur Pedesaan Padat Pekerja sebanyak 2 paket dan sasarannya ditetapkan pada dua desa di dua kecamatan yaitu desa Matakus di Kecamatan Tanimbar Selatan dan desa Namtabun di kecamatan Selaru. Pengusulan dua desa tersebut untuk mendapatkan bantuan atas dasar hasil survey dari dinas Sosial dan Tenaga Kerja kabupaten MTB dengan total anggaran secara keseluruhan sesuai DIPA Kementrian Tenaga Kerja RI adalah sebesar Rp. 570. 416. 000,-” jelasnya.

Dana tersebut lanjut Bupati, dikhususkan untuk pembangunan jalan desa lingkungan sepanjang 523 meter dengan lebar jalan 3 meter.

Kepada segenap pihak terkait, dirinya berharap untuk dapat melakukan pengawasan bersama seluruh tahapan agar dapat berjalan secara baik dan benar sesuai petunjuk teknis dan petunjuk operasional yang telah ditetapkan oleh Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Usai kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan paket bantuan Pemkab MTB bagi 3 perwakilan siswa dari SD Matakus yang diserahkan langsung Staf ahli Bupati bidang ekonomi dan pembangunan. [Dharapos]

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan