BPS Malut Catat Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh 6,10 Persen

TERNATE – Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat ekonomi daerah ini tumbuh 6,10 Persen, yang berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 26.631,6 miliar.

“Ekonomi Malut tahun 2015 tumbuh 6,10 persen, meningkat dibandingkan tahun 20914 sebesar 5,48 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Malut, Misfaruddin, di Ternate, Sabtu.

Dia mengatakan, pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha. Menurutnya, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Listrik dan Gas sebesar 14,70 persen, diikuti Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar Rp 10,38 persen dan Konstruksi sebesar 10,21 persen.

“Struktur perekonomian Malut menurut lapangan usaha tahun 2015 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (24,84 persen). Perda- gangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil-Sepeda Motor (17,38 persen) dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (17,09 persen),” katanya.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Malut tahun 2015, menurut Misfaruddin, Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,47 persen, diikuti Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 1,11 persen dan Pertambangan dan Peng- galian sebesar 0,66 persen.

Selain itu, ekonomi Malut pada triwulan IV-2015 tumbuh sebesar 6,05 persen bila dibandingkan triwulan IV-2015 (y-on-y).

Pertumbuhan didukung oleh seluruh lapangan usaha.

Konstruksi merupakan lapangan usaha yang memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 13,13 persen, diikuti Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar sebesar 13,04 persen dan Jasa Pendidikan sebesar 12,21 persen.

“Struktur perekonomian Malut pada triwulan IV-2015 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (23,96 persen), Adminstrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (18,53 persen) dan Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor (17,31 persen),” katanya.

Misfaruddin menjelaskan, sumber utama pertumbuhan ekonomi Maluku Utara triwulan IV-2015 adalah Adminstrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 2,17 persen, diikuti Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 0,99 persen dan Komunikasi sebesar 0,84 persen.

“Perekonomian Malut triwulan IV-2015 tumbuh 0,56 persen, terlambat bila dibanding dengan triwulan sebelumnya (q-to-q). Hal ini didorong oleh tumbuhnya Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib yang tumbuh 7,16 persen serta Konstruksi yang tumbuh 4,04 persen.

Melambatnya pertumbuhan triwulan IV-2015 (q-to-q) di antaranya disebabkan turunnya Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar -3,35 persen,” ujarnya. (Antara)

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan