Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 PK-THT Temukan Satu Jenazah Tambahan, Total Tiga Korban Ditemukan

Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 PK-THT Temukan Satu Jenazah Tambahan, Total Tiga Korban Ditemukan

MAKASSAR, LELEMUKU.COM - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban tambahan dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Rabu 21 Januari 2026.

Dengan temuan tersebut, total korban yang telah ditemukan menjadi tiga orang pada hari kelima operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI (Purn) Mohammad Syafii menyatakan korban ketiga ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA. “Iya, sudah tiga korban yang ditemukan,” kata Syafii kepada wartawan di Makassar pada hari yang sama.

Syafii menjelaskan lokasi penemuan korban ketiga tidak jauh dari sektor 1 dan sektor 4. Tim SAR juga terus melakukan penyisiran di sektor 2 dan sektor 3. Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti jenis kelamin dan kondisi korban. Berdasarkan informasi awal, korban ketiga ditemukan dalam kondisi tidak utuh. “Berdasarkan informasi yang saya terima, lebih condong bahwa temuan tersebut berupa body part,” tambahnya.

Sebelumnya, dua korban telah berhasil dievakuasi. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki dan masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri. 

Korban kedua berjenis kelamin perempuan telah teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono (33 tahun), pramugari pesawat tersebut. 

Jenazah korban kedua telah diserahkan kepada keluarga dan rencananya akan diterbangkan ke Jakarta pada malam hari Rabu untuk dimakamkan.

Pesawat ATR 42-500 PK-THT hilang kontak pada 17 Januari 2026 saat melakukan pendekatan pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, setelah terbang dari Yogyakarta. Pesawat membawa 10 orang, terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 penumpang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sedang melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan melalui udara.

Operasi SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan instansi terkait lainnya terus berlangsung di medan pegunungan Bantimurung-Bulusaraung yang memiliki kontur tebing curam, jurang dalam, serta cuaca buruk dengan kabut tebal. Pada hari yang sama, tim juga berhasil menemukan kotak hitam pesawat yang akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk proses investigasi.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya