Israel Menyita dan Merobohkan Bagian Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur

Israel Menyita dan Merobohkan Bagian Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur

YERUSALEM, LELEMUKU.COM - Pihak berwenang Israel menyita kompleks markas besar Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan mengawasi pembongkaran beberapa bangunan di dalam kompleks tersebut pada Selasa, 20 Januari 2026. 

Operasi tersebut melibatkan buldoser yang memasuki kompleks sekitar pukul 07.00 waktu setempat, di bawah pengawasan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan personel Israel lainnya. Bendera PBB diturunkan, dan bendera Israel dikibarkan di atas bangunan utama. 

Beberapa bangunan besar dan struktur kecil di dalam kompleks diratakan menggunakan alat berat.

Kompleks tersebut telah sebagian besar tidak digunakan sejak tahun lalu setelah undang-undang Knesset yang melarang operasi UNRWA di wilayah Israel berlaku pada Januari 2025. 

Israel menyatakan bahwa situs tersebut dimiliki oleh negara dan tidak memiliki kekebalan, serta operasi ini sesuai dengan hukum Israel dan internasional. 

Kementerian Luar Negeri Israel menyebut UNRWA sebagai “sarang terorisme” yang telah lama berhenti berfungsi sebagai organisasi kemanusiaan.

UNRWA mengutuk tindakan tersebut sebagai “serangan tanpa preseden” terhadap lembaga PBB dan fasilitasnya, serta pelanggaran terhadap hak istimewa dan kekebalan PBB berdasarkan Konvensi 1946. 

Pasukan Israel dilaporkan menyita perangkat staf dan mengusir penjaga keamanan swasta dari lokasi.

Tindakan ini merupakan eskalasi dari tindakan sebelumnya terhadap UNRWA, termasuk penyitaan kantor di Yerusalem Timur bulan lalu, pemutusan listrik dan air ke fasilitas UNRWA, serta penutupan pusat kesehatan UNRWA di Yerusalem Timur pada 12 Januari 2026.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras tindakan tersebut melalui juru bicara wakilnya Farhan Haq, yang mendesak Israel untuk segera menghentikan pembongkaran kompleks Sheikh Jarrah UNRWA dan mengembalikan serta memulihkan fasilitas tersebut kepada PBB tanpa penundaan.

UNRWA menyediakan bantuan kemanusiaan kepada jutaan pengungsi Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan wilayah lain di Timur Tengah. 

Kompleks di Sheikh Jarrah sebelumnya menampung puluhan staf dan fasilitas layanan.Tindakan ini juga disertai laporan penembakan gas air mata ke sekolah kejuruan UNRWA di Qalandia, Tepi Barat, dan luka-luka pada seorang remaja Palestina akibat peluru karet. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya