-->

Polres Yahukimo Jadi Penengah Persilisihan Warga Tewas Tenggelam di Kali Brasa

Polres Yahukimo Jadi Penengah Persilisihan Warga Tewas Tenggelam di Kali BrasaDEKAI, LELEMUKU.COM - Meninggalnya seorang masyarakat karena tenggelam menyebabkan perselisihan antar masyarakat di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua dan untuk menyelesaikan masalah tersebut Polres Yahukimo mengambil langkah untuk mempertemukan keluarga korban dengan saksi-saksi korban di Aula Tribata Polres Yahukimo, Dekai pada Senin (23/7)

Korban tenggelam berinisial AP ditemukan tidak bernyawa oleh 3 orang saksi yakni JB, DP, dan YP. Ketiga saksi tersebut bermaksud untuk mandi Kali Brasa dan setibanya di Kali Brasa mereka menemukan korban mengambang diatas air, kemudian mereka langsung menarik korban ke pinggir dan melaporkan ke Polres Yahukimo.

Dalam mediasi yang dipimpin oleh Wakapolres Yahukimo Kompol Yohan Itlay tersebut keluarga korban menuduh para saksi yakni JB, DP, dan YP sebagai pelaku pembunuhan, namun kemudian dijelaskan oleh para saksi bahwa mereka tidak membunuh melainkan mereka hanya menemukan korban menagambang diatas air dan sudah tidak bernyawa saat di Kali Brasa.

“Kami hendak berenang di Kali Brasa, dan saat tiba di Kali Brasa kami melihat sesosok orang mengambang diatas air, lalu kami mendekat dan langsung menolong dengan menariknya dari dalam air, namun ternyata korban sudah tidak bernyawa saat kami menariknya dari air,” ujar JB.

Meninggalnya AP murni karena tenggelam dikuatkan oleh penjelasan dari Wakapolres yang mengatakan bahwa Polisi tidak menemukan bukti adanya unsur pembunuhan.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi kami tidak menemukan adanya bukti yang menyatakan bahwa korban dibunuh oleh saksi, melainkan korban murni meninggal karena tenggelam,” jelas waka Polres.

Mendengar penjelasan dari Wakapolres dan kesaksian dari Saksi akhirnya keluarga korban mengerti dan masalah tersebut selesai dengan keluarga korban meminta maaf kepada para saksi.

Dikatakan Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro, S.IK melalui   Wakapolres bahwa masalah sekecil apapun harus segera diatasi agar tidak melebar dan berujung pada konflik dalam skal besar.

“Kami tidak pernah meremehkan masalah sekecil apapun, karena dalam sekecil apapun masalah dapat memicu terjadinya masalah yang besar, oleh karena kami selalu melakukan tindakan preventif atau represif dalam setiap masalah yang terjadi di masyarakat agar masalah tersebut tidak semakin melebar dan berujung dengan konflik antar masyarakat,” ujar Wakapolres. (HumasPoldaPapua)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel