2 Oknum Staff DPRD Kepulauan Aru Ketahuan Selingkuh

DOBO – Beginilah jadinya jika dua insan berlainan jenis telah di mabuk cinta. Akibatnya, segala macam cara akan dilakukan demi memuaskan birahi yang telah membumbung tinggi. Apapun yang dianggap jadi penghalang akan langsung ditiadakan.

Fakta inilah yang terjadi di ruang kerja salah satu petinggi Legislatif yang berada di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Aru.

Hal ini berawal dari aksi perselingkuhan yang dilakukan salah satu staf yang bertugas di ruang sekretaris Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Aru, Daniel Soumokil dengan salah satu operator kebersihan di areal gedung yang sama. Keduanya masih berstatus honor di kantor wakil rakyat tersebut.

Kepada Dhara Pos, salah satu sumber terpercaya media ini yang menyaksikan langsung kejadian
tersebut, mengungkapkan awalnya kedua pasangan selingkuh tersebut masing-masing berinisial TL dan JM, pada Jumat (27/3) sekitar pukul 17.00 Wit terlibat perselisihan kecil.

“Si TL ini tidak menghiraukan godaan JM yang mengajak dirinya untuk berkencan. TL terkesan acuh dengan ajakan JM dan berkeras untuk tidak mau keluar ruangan,” ungkapnya.

Mendapat respons seperti itu, JM langsung bertindak spontan akibat tak terima sikap penolakan yang ditunjukkan TL.

Bermodalkan semboyan rawe-rawe rantas, malang-malang putung atau sama artinya dengan semboyan khas orang Maluku “pele patah, melintang putus”.

Akibatnya, pintu masuk ke ruang sekretaris Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Aru tersebut jadi korban kemarahan JM.  Pintu kaca tersebut langsung rusak akibat terjangan JM yang marah karena keinginannya memadu kasih tak  digubris TL.

“Dan memang itulah prinsip dan tekad yang JM pakai untuk merusak pintu kaca Wakil Ketua II  tersebut,” cetusnya kepada media ini saat berada di lingkup kantor DPRD Kepulauan Aru.

Disamping itu, beber sumber, menurut kabar yang diterimanya ternyata TL telah berstatus sebagai istri orang lain.

“TL itu sudah menikah, cuma menurut informasi yang saya dengar dia dan suaminya sudah tidak ada kecocokan lagi,” bebernya.

Lebih lanjut, terang sumber, perbuatan kedua oknum tersebut sudah tidak bisa lagi ditolelir karena menurutnya, hal yang serupa juga pernah dilakukan oleh pasangan selingkuh ini.

“Ini sudah kejadian yang ke sekian kalinya. Bukan baru kali pertama, tapi sudah berulang kali  mereka menjadikan kantor dewan terhormat ini, layaknya rumah mereka sendiri,” kecamnya.

Olehnya itu, sumber meminta, Sekretaris Dewan DPRD Kepulauan Aru segera mengevaluasi kinerja kedua oknum honorer cabul untuk segera di rumahkan saja.

“Mereka secara langsung sudah mencoreng dan menodai ruang kantor anggota Wakil Ketua II DPRD tersebut, dan bila perlu mereka berdua juga harus dikenakan unsur pidana, karena terjadi telah  perselingkuhan,” desaknya. [Dharapos]

Untuk berita selengkapnya, silahkan membaca website kami

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan